iklan

Jangan Malu Jika Orang Tuamu Bukan Orang Kaya, Saat Mereka Berjuang Untuk Yang Halal Demi Masa Depanmu

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Jangan Malu Jika Orang Tuamu Bukan Orang Kaya, Saat Mereka Berjuang Untuk Yang Halal Demi Masa Depanmu

Malu terlihat miskin ? malulah ketika berpura-pura kaya, dan jangan pernah menjalani hidup dengan selalu melihat "ke atas", tapi cobalah menundukan kepala lihat yang masih di bawah. Maka jika hal itu kamu lakukan, nikmat hidup itu akan jauh lebih terasa indah walaupun kamu berasal dari keluarga yang sederhana. Mereka yang bergaya dengan harta orang tua bukanlah suatu banggaan, mereka yang punya gadget mahal dengan harta orang tua merupakan seorang yang lemah. Jika kamu tahu, nikmat kehidupan bukan didasari oleh harta yang melimpah. Tetapi rasa syukur, jauh lebih berharga dari hal-hal kecil tersebut.

Orang yang bersyukur akan selalu terhindar dari masalah hasutan duniawi. Gak percaya? coba kamu pikirkan, kenapa para pejabat doyan KORUPSI?  kaarena mereka tidak bersyukur dengan seluruh fasilitas yang pernah/sudah mereka miliki. Sehingga tanpa rasa syukur, mereka selalu merasa masih lebih kurang tanpa memikirkan orang yang lebih susah dari kehidupannya seperti yang dikutip dari islamidina.com.


1. Kejujuran adalah langkah mencari rezki yang halal, walaupun itu dimulai dari pekerjaan yang kecil.

Kejujuran itu tidak memandang besar atau kecilnya sesuatu. Menjadi pribadi yang jujur merupakan suatu yang wajib untuk siapa saja. Jika orang tuamu bekerja dengan penuh kejujuran, maka kamu patut berbangga pada mereka. Walaupun itu kecil, tapi berkah, walaupun itu sedikit, dengan keberkahan dan label halal telah melekat didalamnya. Sehingga menjadikannya sangat cukup untuk kehidupan.

2. Singkirkan segala bentuk gengsi, karena hidup bukan masalah harta atau pekerjaan mewah. Tetapi masalah moral yang menjadikan semuanya jauh lebih terhormat.

Tuhan tidak pernah memandang seseorang dari hartanya, dari pekerjaannya, atau dari bentuk fisiknya, di mata-Nya semua manusia itu sama. Yang menjadi pembeda diantara kita dari manusia yang lain adalah Iman dan Takwa. Ketika kamu hadir dikehidupan dengan peran menjadi orang yang “kecil”, tapi dengan iman, takwa dan moral yang baik akan menepis segala bisikan yang merusak dalam perjalanan hidupmu. Singkirkan segala gengsi dari mereka yang berlenggak lenggok dengan hartanya, mulai lah berusaha dan tetap bantu serta hormati orang tuamu dalam mencari rezki yang halal. Karena tidak ada yang patut dimalukan selama kamu berjuang untuk sesuatu yang halal.

3. Jangan pernah malu pada orang tuamu walaupun mereka cuma seorang petani, pedagang kecil atau pun tukang becak. Selama mereka berjuang untuk yang halal, maka kamu patut berbangga pada mereka.

Jika orang tuamu adalah seorang petani kecil, seorang pedagang kaki lima atau pun hanya memiliki kedai kecil-kecilan, atau bisa juga orang tuamu adalah seorang pengayuh becak. Tapi selama mereka bercucuran keringat dalam mencari rezki yang halal, itu jauh lebih “kaya” ketimbang mobil mewah, rumah mewah, gadget mahal, yang kadang didapat dari hasil kecurangan. Sesuatu yang didapat dengan cara yang baik-baik, maka hasilnya pasti akan baik pula. Jadi kenapa kamu mesti malu, yang patut kamu malukan adalah jika orang tua adalah orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan penuh penipuan dan kecurangan. Walaupun hasilnya adalah menjadi orang yang kaya, tapi cuma kaya yang ada didalam kata saja, namun jauh di dalam hati mereka. Segala bentuk keluh kesah dan ketakutan akan terus menghantui mereka.

4. Cobalah sekali-kali pandangi mereka saat itu tidur, maka kamu akan rasakan betapa letihnya mereka, tetapi dengan bantuan dan semangat yang kamu berikan, maka jiwa mereka tetaplah kuat.

Ketika orang tuamu sedang tidur, coba pandangilah wajahnya. Pandangilah dan resapi dengan hati, maka kamu bisa rasakah kepenatan yang mereka rasakan sepanjang hari. Tetapi, ketika kamu adalah anak yang berbakti, suka menolong dan tidak pernah malu terhadap mereka. Maka sesungguhnya mereka memiliki jiwa yang sangat kuat. Karena mereka yakin, dengan segala upaya yang mereka lakukan, mereka yakin bahwa kamu akan menjadi orang yang berhasil, orang yang akan membawa perubahan pada keluargamu sendiri.

5. Jangan pernah malu, ketika mereka berusaha mencari yang halal agar kamu bisa sekolah, kuliah dan mendapatkan pekerjaan atau pun membangun usaha yang lebih baik.

Mereka berusaha mencari yang halal agar kamu bisa bersekolah atau pun kuliah. Maka pada saat itu kamu akan memiliki tanggung jawab yang besar, maka jalanilah pekerjaan mu sebagai siswa ataupun mahasiswa/wi dengan baik. Tugas utamamu hanyalah menjadi siswa atau mahasiswa/wi yang berpendidikan, sehingga suatu saat kelak. kamu lulus dan bisa mendapatkan pekerjaan atau pun membangun sebuah usaha yang jauh lebih baik, maka jangan pernah lupakan mereka yang sudah mengantarkanmu pada titik tersebut.

6. Jangan pernah malu, karena mereka yakin padamu. Bahwa kamu akan menjadi orang yang berhasil, yang bisa membawa perubahan pada keluarga dan bangsamu.

Setiap orang tua selalu menaruh harapan yang besar pada anaknya. Maka perjuanganmu untuk bisa menjadi orang yang berhasil adalah bentuk rasa syukur dan terima kasihmu pada mereka. Walaupun orang tua tidak pernah meminta, tapi kamu harus tau, bahwa itu hanya akan timbul dari kesadaran diri sendiri saja. Mereka selalu berdo’a agar kamu bisa menjadi orang yang hebat, orang yang akan membawa perubahan pada keluarga.

7. Saat kamu berhasil, dan ingin menikah dengan kekasih pujaan hatimu, maka jangan pernah malu memperkenalkan dia pada orang tuamu.


Keberhasilan seorang anak itu bukan cuma hasil dari usaha dia sendiri. Tetapi, tidak akan pernah lepas dari peran orang tua. Ketika kamu berhasil dan bersiap untuk menikah, maka jangan pernah malu memperkenalkan kekasihmu pada orang tuamu. Cukup cuma 1 kisah malin kundang yang ada di dunia ini. Jangan sampai kamu menjadi penerus dari perjuangan malin kundang. Jika kekasihmu tidak suka dengan orang tuamu, maka campakkanlah dia dan carilah seseorang yang lebih baik, seseorang yang bisa menyayangi orang tuamu dengan hati tulus ikhlas.

8. Tetaplah menjadi orang yang pandai bersyukur terhadap apa yang kamu dan orang tuamu miliki. Karena dengan syukur, rezki itu akan terus bertambah.

Walaupun orang tuamu bukanlah orang kaya, tetapi kalian selalu bersyukur terhadap rezki yang diberikan. Maka yakinlah bahwa rezki itu akan terus ditambah. Syukur akan membuat yang sedikit terasa cukup, akan membuat yang biasa menjadi luar biasa, akan membuat suatu yang sempit menjadi lapang. Jadilah orang yang pandai bersyukur, dengan syukur maka rasa kaya sesungguhnya bisa kamu miliki dalam setiap langkah kehidupanmu.





Baca Juga:

ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90